Felix Siauw: Kebahagiaan Tak Mungkin Diraih Bila Melanggar Syariat

SETIAP orang pasti ingin bahagia. Namun, tak semua tahu bagaimana caranya. Berkaitan dengan hal tersebut, Felix Siauw memaparkan kunci kebahagiaan yang perlu dipahami setiap muslim.

“Kebahagiaan tidak mungkin kita raih bila kita melanggar syariat. Pelanggaran terhadap syariat akan membuat hidup kita tidak bahagia,” katanya pada acara Talkshow Inspiratif yang digelar Komunitas Yuk Ngaji di Graha Pos Indonesia, Kota Bandung, pada Ahad (30/8).

Karenanya, agar setiap muslim dapat merasakan hidup bahagia, maka ia mesti menjauhi kemaksiatan. Sebaliknya, ia wajib mentaati segala perintah Allah. Dan itu semua, menurutnya, meniscayakan setiap muslim untuk intens mengkaji Islam. Bahasa lainnya, ngaji.

Ia menambahkan, bahwa selain ngaji, setiap muslim juga butuh jamaah yang mengondisikan  dalam ketaatan, dan mengingatkan ketika kita bermaksiat.

“Sesungguhnya syetan lebih mudah menggoda yang sendirian,” tambahnya.

Lantas ia kemudian memaparkan pengalamannya selepas masuk Islam. Baru tiga minggu menjadi mualaf, Felix sudah terlibat mengkaji Islam dalam Hizbut Tahrir.

Dengan alasan tersebut, ia dan beberapa rekannya lantas menginisiasi berdirinya Komunitas Yuk Ngaji. Komunitas ini ditujukan untuk menghimpun setiap elemen kaum muslimin dan non muslim yang hendak mengenal Islam lebih dalam. Pola kajian yang ditawarkan komunitas ini bersifat intensif dan rutin. Selain melalui pola tatap muka, disediakan pula pola online.

Selepas acara, para peserta Talkshow menyatakan kesiapannya untuk terlibat dalam komunitas ini.  Sebelum di Bandung, Felix bersama komunitasnya telah mengunjungi beberapa kota untuk memperkenalkan komunitas yang di buatnya. [fa/Islampos]

Comments

Popular Posts